
malangtoday.id – Aksi pencurian di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, berujung kekerasan. Seorang pria nekat menggigit daun telinga pemilik rumah setelah korban memergoki aksinya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gandaria I, Pekayon, pada Rabu, 24 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Korban bernama Maryati mengalami luka robek pada bagian daun telinga.
Pelaku masuk ke rumah saat korban sedang tidur. Ia kemudian mengambil uang tunai sebesar Rp350 ribu.
Namun, korban terbangun ketika pelaku hendak meninggalkan rumah. Situasi itu membuat pelaku panik dan berusaha membungkam korban.
Saat korban melawan, pelaku menggigit telinganya hingga mengalami luka. Setelah kejadian tersebut, polisi menerima laporan dan mulai menyelidiki identitas pelaku.
Pelaku Masuk Rumah Saat Korban Terlelap
Kejadian bermula ketika Maryati beristirahat di rumahnya. Pelaku kemudian masuk melalui pintu rumah dengan cara mendorongnya.
Setelah berhasil masuk, pria tersebut mengambil uang tunai milik korban. Nilai uang yang hilang mencapai Rp350 ribu.
Awalnya, pelaku menjalankan aksinya tanpa menarik perhatian korban. Namun, situasi berubah ketika Maryati terbangun.
Korban kemudian memergoki pria tersebut saat hendak keluar rumah. Kondisi itu memicu kepanikan pelaku.
Alih-alih melarikan diri tanpa melakukan kekerasan, pelaku justru membekap mulut korban. Ia berusaha menghentikan korban agar tidak berteriak atau meminta pertolongan.
Korban Melawan, Pelaku Gigit Daun Telinga
Maryati berusaha melawan tindakan pelaku. Namun, pria tersebut melakukan kekerasan dengan menggigit daun telinga korban.
Gigitan itu menyebabkan luka robek pada bagian telinga. Akibatnya, korban mengalami kerugian fisik selain kehilangan uang tunai.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, membenarkan laporan pencurian tersebut.
Menurut keterangan korban, pelaku masuk ketika Maryati sedang tidur. Pelaku juga mengambil uang sebelum korban menyadari keberadaannya.
Polisi kini mendalami rangkaian kejadian tersebut. Penyidik juga berupaya mengungkap identitas pria yang melakukan pencurian dan kekerasan.
Polisi Selidiki Identitas Pencuri
Polres Metro Jakarta Timur menindaklanjuti laporan korban. Penyidik mengumpulkan keterangan untuk menelusuri pelaku.
Hingga perkembangan terakhir pada 28 September 2026, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Belum ada informasi resmi mengenai penangkapan tersangka.
Selain itu, polisi perlu menelusuri cara pelaku masuk ke rumah dan jalur pelariannya. Informasi tersebut dapat membantu penyidik mengembangkan perkara.
Petugas juga perlu memastikan seluruh rangkaian kejadian melalui keterangan korban dan bukti pendukung.
Dengan demikian, masyarakat perlu menunggu perkembangan resmi dari kepolisian. Identitas maupun dugaan keterlibatan seseorang tidak boleh dianggap pasti sebelum penyidik mengonfirmasinya.
Kerugian Korban Capai Rp350 Ribu
Aksi pencurian tersebut menimbulkan kerugian materi dan luka fisik. Pelaku membawa uang tunai Rp350 ribu dari rumah Maryati.
Namun, dampak kejadian tidak berhenti pada kehilangan uang. Korban juga mengalami luka robek pada daun telinga akibat gigitan pelaku.
Peristiwa ini menunjukkan risiko yang dapat muncul ketika pemilik rumah memergoki pencuri secara langsung.
Meski begitu, warga sebaiknya mengutamakan keselamatan saat menghadapi situasi serupa. Jangan mengambil risiko dengan mengejar atau menghadapi pelaku seorang diri.
Sebaliknya, warga dapat meminta bantuan tetangga dan segera menghubungi polisi.
Warga Perlu Tingkatkan Keamanan Rumah
Kasus di Pekayon menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan keamanan tempat tinggal, terutama pada malam hingga dini hari.
Pertama, pastikan pintu dan jendela terkunci sebelum tidur. Periksa juga kondisi kunci secara berkala.
Kedua, gunakan lampu penerangan di area depan rumah. Penerangan yang memadai membantu penghuni mengenali aktivitas mencurigakan.
Selanjutnya, warga dapat memasang kamera pengawas atau alarm sesuai kebutuhan. Perangkat tersebut juga dapat membantu pemilik rumah memantau lingkungan.
Selain itu, bangun komunikasi dengan tetangga. Hubungan yang baik memudahkan warga saling memberi informasi ketika melihat aktivitas tidak biasa.
Jika menemukan orang asing masuk tanpa izin, jangan langsung menghadapi orang tersebut sendirian. Utamakan keselamatan diri dan keluarga.
Polisi Masih Buru Pelaku
Kasus pencurian yang berujung kekerasan di Pasar Rebo masih menjadi perhatian kepolisian. Polisi terus menelusuri identitas pelaku setelah korban melaporkan kejadian tersebut.
Dalam peristiwa ini, pelaku mengambil uang Rp350 ribu dan melukai korban saat korban memergoki aksinya.
Penyidik masih perlu mengungkap seluruh fakta sebelum menyampaikan perkembangan lebih lanjut. Karena itu, masyarakat sebaiknya mengikuti informasi resmi dari Polres Metro Jakarta Timur.
Warga juga dapat membantu proses penegakan hukum dengan menyampaikan informasi yang relevan kepada petugas.
Kasus ini sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa pencurian dapat berubah menjadi tindak kekerasan ketika pelaku berusaha menghindari penangkapan. Oleh sebab itu, keamanan rumah dan keselamatan penghuni harus selalu menjadi perhatian utama.




