Ibas Tinjau Program Pemenuhan Gizi di Ngawi, Pastikan Layanan Optimal Selama Ramadan

malangtoday.id – Edhie Baskoro Yudhoyono melakukan peninjauan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kawu di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kehadirannya menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal program strategis yang menyasar kebutuhan dasar anak-anak sekolah.
Di lokasi tersebut, Ibas memeriksa kesiapan fasilitas, sistem distribusi makanan, serta alur kerja pengelola. Ia berdialog dengan tim operasional untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar yang pemerintah tetapkan.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan yang ia laksanakan sebagai pimpinan di Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.
Ia ingin memastikan bahwa kebijakan pemenuhan gizi benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan.
Komitmen Menjaga Kualitas Gizi Anak Selama Ramadan
Ibas menegaskan bahwa pelaksanaan program tidak boleh menurun meskipun berlangsung di bulan suci Ramadan. Ia meminta pengelola menjaga kualitas, kuantitas, dan kandungan nutrisi dalam setiap menu yang mereka sajikan.
Menurutnya, kebutuhan gizi anak tidak boleh terabaikan hanya karena adanya penyesuaian jadwal makan. Tim SPPG harus mengatur distribusi secara tepat agar asupan nutrisi tetap terpenuhi secara optimal.
Ia juga mengingatkan bahwa keseimbangan gizi berperan penting dalam mendukung konsentrasi belajar dan pertumbuhan fisik siswa. Dengan manajemen yang tepat, program ini dapat berjalan efektif tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadan.
Pengawasan Ketat Proses Operasional dan Standar Kebersihan
Dalam agenda peninjauan, Ibas mengamati langsung proses penerimaan bahan baku, penyortiran, hingga pengolahan di dapur. Ia menaruh perhatian besar pada kualitas bahan pangan yang digunakan.
Ia menegaskan bahwa setiap bahan harus segar, higienis, dan layak konsumsi. Tim pengelola harus menolak bahan yang tidak memenuhi standar demi menjaga keamanan pangan bagi para peserta didik.
Selain itu, ia memastikan petugas menjalankan prosedur pemeriksaan bahan masuk secara disiplin. Standar operasional harus diterapkan secara konsisten agar risiko kesalahan dapat ditekan semaksimal mungkin.
Apresiasi untuk Tenaga Pengelola SPPG
Ibas menyampaikan penghargaan kepada kepala SPPG Kawu, Agus Wijayanto, beserta seluruh tenaga kerja yang terlibat. Ia menilai mereka telah menunjukkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Para petugas mengatur porsi makanan sesuai kebutuhan gizi penerima manfaat. Mereka juga menjaga kebersihan dapur dan memastikan proses produksi berjalan tertib setiap hari.
Dukungan sumber daya manusia yang disiplin menjadi kunci keberhasilan program ini. Ibas menilai dedikasi para pekerja turut menentukan kualitas layanan yang diterima anak-anak sekolah.
Dorongan Transparansi dan Keberlanjutan Program Gizi Nasional
Sebagai wakil rakyat di tingkat pusat, Ibas menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi. Ia mengingatkan bahwa tidak boleh ada penyimpangan dalam distribusi maupun pengelolaan anggaran.
Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama agar tujuan mulia program ini tercapai. Program ini tidak sekadar membagikan makanan, tetapi membangun fondasi kesehatan generasi masa depan.
Ia berharap SPPG di Ngawi dapat menjadi model pelaksanaan yang profesional dan berkelanjutan. Dengan pengawasan yang konsisten dan kolaborasi semua pihak, program pemenuhan gizi dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.



