Panduan Lengkap Alur dan Cara Pengisian PDSS SNBP 2026 Lewat e-Rapor

malangtoday.id – SNBP 2026 menempatkan PDSS sebagai fondasi utama seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Setiap sekolah harus mengisi PDSS dengan data yang benar dan lengkap agar siswa bisa mengikuti SNBP. Tanpa PDSS yang valid, siswa tidak akan masuk daftar eligible. Karena itu, sekolah perlu memahami alur pengisian sejak awal.
Pada SNBP 2026, pemerintah mendorong sekolah menggunakan e-Rapor. Sistem ini membantu sekolah mengirim nilai rapor siswa secara otomatis ke PDSS. Selain itu, sekolah yang memakai e-Rapor mendapatkan tambahan kuota eligible sebesar lima persen. Kebijakan ini memberi peluang lebih luas bagi siswa berprestasi.
Oleh sebab itu, sekolah tidak boleh menunda persiapan. Semakin cepat sekolah bergerak, semakin kecil risiko kesalahan data. Transisi menuju e-Rapor juga membuat proses lebih rapi dan transparan.
Jadwal Penting Pengisian PDSS SNBP 2026
Sebelum masuk ke tahap teknis, sekolah harus memahami jadwal resmi SNBP 2026. Jadwal ini menentukan batas waktu setiap tahapan. Sekolah harus mengikuti jadwal secara disiplin.
Pengumuman kuota sekolah dimulai pada akhir Desember 2025. Setelah itu, sekolah mendapatkan waktu sanggah untuk memastikan kuota sesuai data. Selanjutnya, sekolah harus melakukan registrasi akun SNPMB pada Januari 2026.
Pengisian PDSS berlangsung dari awal Januari hingga awal Februari 2026. Pada periode ini, sekolah wajib menyelesaikan semua input dan finalisasi. Setelah PDSS selesai, siswa baru bisa membuat akun SNPMB dan mendaftar SNBP.
Dengan memahami alur waktu ini, sekolah dapat menyusun strategi kerja yang lebih terarah. Transisi dari satu tahap ke tahap berikutnya akan terasa lebih ringan jika sekolah bergerak sejak awal.
Persiapan Wajib Sebelum Mengisi PDSS
Sebelum mengisi PDSS, sekolah perlu menyiapkan beberapa hal penting. Persiapan ini menentukan kelancaran proses pengisian.
Pertama, sekolah harus memastikan data Dapodik atau EMIS sudah sinkron. Data sekolah dan siswa harus sesuai dengan kondisi terbaru. Jika data belum sinkron, sistem tidak akan membaca informasi dengan benar.
Kedua, sekolah harus menggunakan e-Rapor versi terbaru. Versi terbaru sudah menyesuaikan kebutuhan SNBP 2026. Pembaruan aplikasi membantu sistem membaca nilai rapor tanpa hambatan.
Ketiga, sekolah harus melengkapi seluruh nilai rapor siswa dari semester satu hingga lima. Nilai yang kosong akan menghambat proses seleksi. Karena itu, guru dan operator sekolah perlu bekerja sama sejak awal.
Dengan persiapan matang, sekolah bisa masuk ke tahap pengisian PDSS dengan lebih percaya diri.
Alur Pengisian PDSS Melalui e-Rapor
Setelah semua persiapan selesai, sekolah bisa memulai pengisian PDSS. Proses ini berjalan bertahap dan sistematis.
Langkah pertama, sekolah login ke akun SNPMB. Akun ini menjadi akses utama ke sistem PDSS. Sekolah harus memastikan akun aktif dan dapat digunakan.
Langkah kedua, sekolah melakukan sinkronisasi data dengan Dapodik atau EMIS. Sinkronisasi ini memastikan data siswa dan sekolah saling terhubung dengan sistem pusat.
Langkah ketiga, sekolah membuka menu pengisian PDSS. Pada tahap ini, sekolah memilih metode pengisian melalui e-Rapor. Sistem akan menarik nilai rapor siswa secara otomatis.
Langkah berikutnya, sekolah memeriksa daftar siswa eligible. Sistem akan menampilkan peringkat siswa berdasarkan nilai. Sekolah perlu memastikan urutan peringkat sudah sesuai ketentuan.
Terakhir, sekolah melakukan finalisasi. Setelah finalisasi, data tidak bisa diubah. Oleh karena itu, sekolah harus mengecek ulang seluruh informasi sebelum mengunci data.
Keuntungan Menggunakan e-Rapor untuk PDSS
Penggunaan e-Rapor memberi banyak manfaat bagi sekolah. Sistem ini membuat proses lebih cepat dan akurat.
Pertama, sekolah mendapatkan tambahan kuota eligible. Tambahan ini memberi peluang lebih besar bagi siswa untuk mengikuti SNBP 2026. Sekolah bisa mengakomodasi lebih banyak siswa berprestasi.
Kedua, e-Rapor meningkatkan akurasi nilai. Sistem menarik data langsung dari rapor digital sehingga mengurangi kesalahan input. Guru dan operator tidak perlu mengisi nilai satu per satu.
Ketiga, e-Rapor meningkatkan transparansi. Semua pihak bisa menelusuri nilai dengan jelas. Kondisi ini membangun kepercayaan siswa dan orang tua.
Dengan manfaat tersebut, penggunaan e-Rapor menjadi langkah strategis bagi sekolah.
Tips Agar Pengisian PDSS Berjalan Lancar
Agar proses berjalan mulus, sekolah perlu menerapkan beberapa tips sederhana. Pertama, bentuk tim khusus PDSS sejak awal. Tim ini bisa membagi tugas secara jelas.
Kedua, lakukan pengecekan data secara berkala. Jangan menunggu hingga batas akhir. Pengecekan rutin membantu sekolah mendeteksi kesalahan lebih cepat.
Ketiga, jalin komunikasi aktif dengan siswa. Sekolah perlu memberi informasi tentang status eligible dan tahapan SNBP.
Dengan langkah ini, sekolah bisa menyelesaikan pengisian PDSS tepat waktu dan tanpa kendala berarti.
Penutup
Pengisian PDSS SNBP 2026 melalui e-Rapor menuntut kesiapan dan ketelitian sekolah. Dengan memahami alur, jadwal, dan manfaat e-Rapor, sekolah bisa memaksimalkan peluang siswa. Persiapan awal, kerja sama tim, dan disiplin waktu menjadi kunci utama. Jika sekolah bergerak cepat dan tepat, proses PDSS akan berjalan lancar dan siswa bisa melangkah ke SNBP dengan lebih percaya diri.




